My Wedding nails by Carol’s Nail House

Hi world!

Untuk kuku pas wedding day, gw nekad melakukannya H-1! Jumat malam hari. Alasannya karena gw abuser banget untuk kuku. Ga pernah deh cat kuku awet sehari sama gw, adaa aja kesodok apa aja, jadi beset catnya, bahkan kukunya somplak….haiz.

Dan kebetulan deh Carol’s Nail House mau servis buat kuku wedding gw malem-malem. Caroline – sang owner, lulus dari kursus nail art di Cina. Dia sangat cekatan plus ramah, dia menyerahkan gaya dan referensi kuku kepada kita dan dia tinggal bikinin.

IMG_2408

Tempatnya manis, shabby chic banget.

IMG_2410

Didominasi warna soft pink, so girly and neat!

IMG_2412

Untuk pedicure, sama karyawan Carol’s nail house. Baik sih mba nya. Cuman belom terlalu telaten untuk kerja cepet…motto dia “woles” mungkin 🙂

IMG_2415

Baru kemudian untuk tangan, sis Caroline yang turun tangan. Kalau kalian mau dia yang handle, better booking dulu.

IMG_2414

disinar sehabis dikutekin biar cepet kering.

IMG_2420

Gw request 3D flowers dengan motif simple lace pakai uv gel polish.

IMG_2425

setelah hampir 2.5 jam…taraa! cantik…cantiik. Gw prefer yang simpel seperti ini dibanding full bunga – bunga, pas!

Biayanya? kena charge 350K untuk wedding nailsnya. Tapi kalau post foto hasilnya di Instagram, didiskon 10%….ga perlu ba bi bu, gw post lah demi diskon, hahhaa.

PC120160.jpg

Penampakan close up. Ini kuku asli ya, kalau kuku kamu pendek, bisa disulap dengan extension gel lho dan tentu saja Carol’s nail house bisa.

Gw sih puas banget dengan hasilnya dan selama dua minggu, ga banyak yang somplak. Terbukti kuat banget nih top coatnya. Really recommended this vendor. Sebenernya, gw juga seneng sama dia, karena lokasinya cuma beda dua rumah sama eike di Sunter, haha. Jalan kaki deeeh ke tempat dia.

Jadi kepengen lagi buat nanti Mei, hari resepsi. Model apa ya bagusnya?

Happy Saturday,

Indri

Pampering Before Wedding Day

Hallo Dunia,

Sebelum merid Desember kemarin, gw sempet melakukan beberapa perawatan tubuh dan wajah. Soalnya, semua temen – temen sudah ingetin untuk menyempatkan pampering biar cancik luar dalam. Walau *menurut gw* belum maksimal, tapi cukup oke lah daripada ga sama sekali.

FACIAL

Gw melakukan facial bersama Mr. Buni di dokter kulit langganan, Klinik Kusuma – Dr. Indri. Ada beberapa tipe facial yang ada di klinik Kusuma. Dari Facial oksigen sampai facial yang kami pilih…Mikrodermabrasi. Kenapa pilih itu, karena kata perawatnya cocok buat yang mau menghilangkan flek dan bekas jerawat trus bikin kulit lembut.

IMG_2228.jpg

350K untuk Facial mesotherapy dan Mikrodermabrasi

Facialnya sih seperti biasa, dibersihkan dari make up atau debu, dicuci lalu diberi uap supaya pori – pori terbuka kemudian pengangkatan komedo yang rasanya seperti mau mati *sakit banget*. Baru lanjut tahap yang berbeda, ada pakai mesin mikrodermabrasi.

Dibantu perawatnya, kita diberi gel dingin seluruh wajah *merem terus deh* lalu perlahan – lahan alatnya ditekan tekan lembut ke seluruh wajah. Kya dipijit dan di, cuma pas sesi ini, lidah kita berasa ada wangi atau rasa zat besi…aneh deh rasanya, yang jelas ga enak.

IMG_2234

Alat Mikrodermabrasi di Klinik Kusuma

Selesai sesi mikrodermabrasi, dimasker deh. Dingin – dingin kenyal. Lama lho facialnya, hampir 2. 5 jam! Ya sekalian jadi momen untuk tidur siang *kecuali pas bagian pengangkatan komedo sih*.

Hasilnya, muka kami merah -merah, tapi seger sih dan kulit jadi lembut dan berasa bersih banget.

IMG_2236

Klinik Kusuma (Dr. Indri)

Pluit Village ruko BI R-14 , (021) 668 3808


 

WAX

Nah ini yang perjuangan banget. Gw ingin menghilangkan bulu di badan gw yang mirip primata ini apalagi di bagian paling private. Beberapa teman gw rutin di wax karena menurut mereka, terasa lebih bersih dan cantik.

Akhirnya gw coba dua tempat wax, Strip dan WL Waxing. “Kok sampe dua, Ndri?” sesimpel di Strip mehong banget kalau untuk paket lengkap.

IMG_2333

Strip ada di beberapa mall Jakarta. Kalau aku kemarin datang ke Strip Grand Indonesia.

Sebelumnya harus booking terlebih dahulu, apalagi kalau weekend. Ckckck, uda sakit, rebutan pula. Treatment yang gw pilih adalah Brazillian wax…ibarat hutan, semua pohonnya lenyap!

IMG_2327

Pertama masuk ke ruangan treatment, lalu diberi tisu basah untuk melap bagian yang akan diwax, trus tiduran deh di kasur!

IMG_2324

Ada 3 macam cairan untuk wax. Hard Wax dan Soft Wax. Better ambil yang hard wax karena tidak sesakit soft wax.

IMG_2331

Seperti ini penampakan hard wax (chocolate). Yummy tapi bukan untuk dimakan yak.

Proses wax nya selama kira – kira 45 menit. Pertama telentang lalu terakhir tengkurap. Apa rasanya? sakiiit. Gw tersenyum getir dan gremet-gremet kasurnya pake kaki dan tangan.

Tapi menurut gw worth it deh, sehabis itu feelingnya bersih, nyaman dan lebih pede pas malam pertama *ahemm*

Pantangannya sehabis wax ga boleh berenang, pakai cairan pembersih Mrs. V, aktifitas fisik yang bikin keringetan dan lembab dan terakhir ga boleh mandi air panas selama 1×24 jam.

Mbak yang ngewax bilang bagusnya setelah 1,5 bulan datang lagi untuk treatment. hmm tapi…biayanya 370K. Sayang atau ga?

Strip Grand Indonesia

West Mall LG-19, (021) 2358 0318


 

Untuk bulu kaki dan underarm, gw datang ke tempat wax yang dari dulu sudah famous, WL WAXING. Lokasinya ada beberapa tempat juga dan salah satunya di Kelapa Gading. Biayanya untuk underarm 110K dan full leg 110K. Lebih murah dibandingkan Strip (full leg 320K).

Sayangnya gw ga foto, ga enak sama customer lain lalu lalang sama mbak waxernya. Soalnya di WL Waxing, tempatnya satu ruangan besar disekat dengan tirai saja. Jadi kalau ada yang teriak kesakitan yaah satu ruangan denger tuh.

Kalau bulu kaki dan underarm, cemeeen hahaha. Cepet banget prosesnya dan ga pake sedih menitikkan air mata.

WL WAXING

Jl. Boulevard Raya LB1/26 Lt. 2 (Lantai 1 Optik), (021) 4584912


 

Hmm perawatan apalagi yaa yang harusnya para bride to be coba? Harusnya lebih komplit pake spa, luluran dan….ratus vagina kli yah? *once in a lifetime*

 

Happy Saturday,

 

Indri