Sawasdee Ka ; Day 1

Hi world,

Kami merencanakan honeymoon ke Thailand sesimpel karena suka dengan murahnya belanja disana, infrastruktur kotanya bagus dan makanannya endeus maksimal. Total tujuh (7) hari kami habiskan di Phuket dan Bangkok.

Seneng donk? well, antara ya dan tidak sih…ga sepenuhnya menyenangkan seperti dalam bayangan gw. Karena pas banget jadwal honeymoon kami tumpang tindih sama urusan usaha baru Mr. Buni di Jakarta, jadi ga bisa maksimal have funnya. Nevertheless, start gw runut saja ya our honeymoon trip on 8 June 2016!


JAKARTA TO BANGKOK

honeymoon trip bangkok_1.jpg

Di pesawat, kami diberi form “arrival card” untuk wajib diisi dan diberikan pada bagian imigrasi di bandara.

Sawadi Ka! Kami sampai di Don Mueang airport – Bangkok. Disini kami hanya menunggu dua jam untuk selanjutnya pergi ke Phuket (tidak ada pesawat dari jakarta dengan tujuan langsung ke phuket ). Yang pertama kali kami lakukan adalah membeli kartu provider lokal thailand yang loketnya jejeran pas keluar dari imigrasi supaya kami bisa internetan atau telepon dengan leluasa tanpa bergantung dengan area wifi gratis.

IMG_6109.jpg

Loket untuk beli sim card. para SPG nya sigap menawarkan juga paket tur, reservasi hotel, transport dengan dialek khas Thai yang cempreng dan ‘mengayun’. Hebatnya mereka ngerti cara buka HP apa aja, dan langsung bisa gantiin sim card hp kita, ga sampe 5 menit cui.


Untuk ke Phuket, kami beli tiket dari Nok Air. Kami coba pakai Nok Air (salah satu maskapai lokalnya Thailand) karena lebih murah daripada Air Asia dan menurut gw lucu banget desain pesawatnya. Mencari area check in Nok Air dan daftar bagasi pun mudah banget, tinggal lihat yang banyak warna kuningnya.

honeymoon trip bangkok_2.jpg

stand out banget kan kuningnya.

Setelah check in…laper. Akhirnya muter -muter bandara cari makan, dan berakhir di food court bernama Magic Garden, karena murce.

honeymoon trip bangkok_3.jpg

Makan nasi ayam hainam + nasi babi goreng + iced thai milk tea = 86.000 IDR (gw hapal karena gw foto bonnya, murah kan? huahaha).

Nurunin makanan, kami jalan – jalan di sekitar bandara aja sambil nunggu jam keberangkatan.

honeymoon trip bangkok_5.jpg

Bandara Don Mueang ini bersih dan fasilitas standarnya juga terawat. Bahkan ada kotak sumbangan bentuk ‘heart’ begini, lucu kan? klo di jakarta entah kenapa gw sangsi bisa ada kotak sumbangan. Kalaupun ada, gw akan meragukan bener buat sumbangan atau ngga, hahaha.

honeymoon-trip-bangkok_4

Kami berjalan ke Gate 36 – gate keberangkatan kami. Gw rada amazed begitu sampai di area gate 36, ada mini playground buat anak – anak!

IMG_6127.jpg

Dan yang paling menyenangkan adalah…free and fast wi-fi. yeah yeah yeah! Khusus di penumpang air Nok Air, kami bisa nikmatin wifi gretongan dengan masukin booking number.

Yang bikin paling stand out, satu pesawat sepertinya hanya kami berdua WNI. yang lain warga Thailand, India dan beberapa turis aussie. Soalnya klo wni pasti banyakan ambil AA flight.


DON MUEANG BANGKOK to PHUKET

honeymoon trip bangkok_6.jpg

Itu pesawatnya! Desain casing pesawatnya beda – beda, namun yang pasti ada dan sama adalah iconic bird beak di ujung depan pesawatnya jadi bikin nambah cute. Dan biar tiketnya murah, kita ternyata tetep dikasih snack dan air mineral for free!

DSCF0402.jpg

Suka lihat semua itemnya dibranding sendiri. Isi snacknya bolu kelapa, enak tapi seret pas ditelen.

img_6137

Setelah 80 menit perjalanan, kami sampai Phuket! dari atas si bagus banget, so excited.

Untuk perjalanan hanimun ini, kami pede jaya untuk atur itinerary semua sendiri. Karena itu, sebelumnya kami Mr. Bunny banyak browsing dan cari – cari referensi soal trip ke Phuket dan mengerti bahwa transportasi di airport Phuket tidak semurah di Bangkok karena lokasinya jauh – jauh.

Sampai di airport, kami mau cari transport buat menuju hotel Grand Mercure Patong. Ditawarin sama pihak taxi, 800 baht (+/- 304.000IDR). Uhuk…mahal..uhuk. Ketika kita jawabin ke agen taxi kalau biaya 800 baht mahal, dia langsung sigap tunjukin seorang bapak gendut item ngerokok (kesian amat yang gw inget ini doank) di sebrang jalan sedang teriak teriak ga jelas.

Ternyata bapak itu agen transport mini bus buat anter – anter turis ke tujuan mereka.

Screen Shot 2016-10-13 at 11.12.34 AM.png

Lihat, di peta aja jarak dari airport menuju hotel kami menginap jauh begono…apalagi aslinya. hosh hosh hosh.

Bapak endut tadi ternyata menawarkan jasa transport dengan mini bus. Nah bedanya dengan taxi, mini bus ini semacam uber pool. Jadi bukan cuma kita doank yang naik, bus bisa diisi max 12 orang dan akan dianterin semua sampai persis di tempat tujuan kita. Harga per orangnya 180 baht – 68.400 IDR. jadi kalau kami berdua hanya 137.000 IDR, lumayan banget daripada taxi tadi.

Well, memang ada plus minus nya yaaaa. Kalau naik taxi kan kita nyaman dan langsung sampai tujuan kita dengan cepat. Namun pertimbangan kami, urusan transport ga perlu yang mahal biar budgetnya bisa buat yang lain (honeymoon kami pun teteup on budget).

honeymoon trip bangkok_7.jpg

Minusnya mini bus. Apes deh kalau dianter terakhir dan suka ada promo terselubung, kami sempet berhenti pada salah satu ruko dan dihimbau untuk masuk ruko tersebut. Ternyata proses pembayaran dilakukan di ruko ini dan kami harus berhadapan dengan marketing yang fasih bahasa inggris menawarkan dan menjelaskan isi paket – paket wisata phuket. of course we say no and we appreciate that they don’t push us in any way to buy the package….kob kun ka!

Positifnya minibus, selain murah kami jadi bisa berinteraksi dengan orang lain. Dalam hal ini, another tourist. Satu minibus, ada 1 family dari HK/China – 1 couple Korean – 2 groups of youngsters from UK & Aussie. Mr. Bunny jadi ngobrol dengan salah satu turis dari Aussie yang kebetulan bingung mau meet up dengan temennya (kesalahan pertama si bule: ga beli simcard lokal supaya bisa inetan dimanapun), tapi gatau lokasinya dimana. Jadi Mr. Bunny nawarin cariin via google maps plus nelponin temennya pula. Mostly bule kalau liburan ke Asia, minimal sebulan sampai  enam bulan…aneh ya. kerjaannya cuma leyeh2 dan ngebir. cheap and happy, they said.

Setelah satu setengah jam, kami sampai hotel! Yay. Gw lupa persisnya jam berapa, sekitar jam 14:00 – 15:00 dan teriknya ampun. Dengan kucel dan lemes dehidrasi, kami samperin lobby untuk check-in di receptionist.

Selama proses registrasi check-in, kami disuguhi welcome drink dan mini choux pastry, nyam nyamm banget. Kata mba resepsionis, “this is our signature drink and pastry, made from butterfly pee.” HAH, air seninya kupu – kupu?! emang kupu-kupu pipis? siapa yang nadahin tuh pipis?

Trus Mr. Bunny setelah itu kasitau gw, “butterfly pe..A”- bunga khas di Phuket. Dia bisa tahu dari hasil tanya mbah google…he google everything. Gosh, I’m so lost without you buni #omongankalauhanimun

honeymoon trip bangkok_8.jpg

Mungkin karena kami dehidrasi, makan dan minum ini seperti bangkit dari kubur. Seger dan endeus!Handuk basah dinginnya sampe gw buat lap muka…nyaman banget (harusnya kyanya buat lap tangan doank…ndeso abis! :)) ).


Masuk kamar kami – tipe superior room. Gumbira melihat hal yang familiar ini, dua angsa khas honeymooners.

honeymoon trip bangkok_9.jpg

kamar yang bersih nan wangi….bathtub yang big enough buat berdua…wink wink.

honeymoon trip bangkok_10.jpg

Bathroom amenitiesnya pake Ryn; inhouse spa brand Grand mercure Patong, lemongrass scent…kami suka! sampe sukanya dengan lemongrass, sepulangnya dari honeymoon, gw stock lemongrass essential oil untuk menjadi wangi kamar kami.

honeymoon trip bangkok_11.jpg

Dikasih semangkok buah segar, yang gw paling demen leci! Yang Mr. Bunny demen adalah complimentary water, jadi ga perlu beli air minum deh selama menginap.

honeymoon trip bangkok_12.jpg

Kami pengen langsung jalan sore…namun, kerjaan Mr. Buni ‘nyelip’ huuu. Yes, kami bawa laptop saat hanimun supaya ready bisa tektokan kerjaan. #lebihmiripbusinesstripyah #tangansuamimulusamatsik #gwmalahbuluan #notfair

Lokasi hotel Grand Mercure dekat sekali dengan Patong beach, pantai femeuz di Phuket. Kami berencana jalan kaki saja biar lebih santai, ketika itu sudah sore juga, jadi rencana melihat sunset lanjut cari makan malam.

honeymoon trip bangkok_14.jpg

enak banget jalan kaki di Phuket, karena daerah turis juga kali ya. Jadi banyak pejalan kaki juga, traffic cenderung sepi malah, bikin nyebrang jalan bisa sengaja dilama – lamain.

DSCF0414.jpg

Patong beach! Bagus banget kah? well….unfortunately, menurut kami biasa ajah, haha.

DSCF0422.jpg

Ada water sports, jet ski, parasailing, hmm mirip kan sama Bali.

DSCF0444.jpg

Ya memang Patong beach ini panjang banget, jadi walau pun rame…ga berasa sesak sama turis lainnya.

Tapi biar kata pantainya biasa aja, yang bikin spesial mah tetep sama yang nemenin.

honeymoon-trip-bangkok_15

we love to throw each other with gombal jokes, it’s so annoying yet adorable that we always cracking up together.

DSCF0449.jpg

Sudah malam, kami menyusuri jalanan yang meriah dengan lampu kelap kelip menjauh dari hotel kami. Riuh pedagang toko menjajakan dagangan dan musik house menghentak mengundang siapapun yang lewat untuk menengok dan memperhatikan.

Ga berasa sudah jalan jauh, kami Mr. Bunny bingung mau makan malam dimana. Ini nih, perbedaan kami yang mencolok. Kalau gw model orangnya ga mau pusing dan happy go lucky, sedangkan dia modelnya perhitungan dan…labil.

Gw lebih kepengen makan di resto tenda- tenda deket hotel, biar sekalian pulang, kelar. Tapi, kami malah jalan makin menjauh lagi dari hotel terus sambil dia google, tempat makan mana yang enak. Abis sampe tempat yang google rekomen, kami gajadi makan karena ternyata mahal banget pas lihat menunya…gubrak.

Akhirnya, kami beli shrimp padthai dan gorengan sate pinggir jalan, haha. Saking bingung juga mau makan apa.

honeymoon-trip-bangkok_16

Beli bungkus untuk kami makan di kamar hotel.

Mr. Bunny makan sambil ngedumel karena harga padthainya 100baht (kata dia sih umumnya 60 baht aja) dan ga enak pula…bener kan, anaknya perhitungan. Gw sih cuma ketawa aja balesin dia, “namanya juga kota wisata, ya harganya pasti harga turis.” Untung sate- sateannya enak, emang micin ga pernah salah. :))

Abis makan…put bubble bath in the warm water bath tub and enjoy our time. gile, enak banget deh abis kaki diabuse kemudian rendeman air hangat. Apalagi nambah berendem bareng sama mantan pacar.

So, it’s a wrap for a day! Panjang yaa postnya, mungkin karena gw anak visual, gw lebih suka dan terbiasa bercerita dengan visual atau gambar supaya pembaca lebih jelas, makanya agak challenging pas ngeblog…mesti cari lagi mana foto yang mewakili cerita gw tersebut.

Kalau buka buku atau majalah pun, gw pasti cek fotonya dulu. Kalau fotonya bagus, gw akan baca duluan. Hobi foto- foto juga, anything gw bisa abadikan…makanan, kwitansi bahkan Mr. Bunny kalau tidur pun suka gw foto, apalagi kalau pose tidur dia aneh – aneh, huahauhaua. Pheww, ini baru cerita hari pertama. Semoga gw ga patah semangat mendongeng buat 6 hari honeymoon kami berikutnya yaa!

honeymoon-trip-bangkok_13

Grateful,

littlemissindri

9 pemikiran pada “Sawasdee Ka ; Day 1

  1. Asik banget inn! ditunggu ceritanyaaa hehe.. Gw pengen ke bkk juga belom kesampeann hehe.. Btw salut de rajin ceritanya.. gw malah kaga ngeblog soal ini saking panjangnya trs males.. Huhu..

    Suka

  2. Hii Indri, Salam kenal yaa…
    seneng baca blog kamu pertama karena tulisannya gede-gede…hahhaa tulisannya enak dibacanya, bahasanya ringan trus yang penting banyak fotonya jadi bisa mewakili…mantapp…hehe
    oh ya ngakak banget yang “Micin gak pernah salah” kwkwkwk ditunggu lanjutan cerita honeymoonnya 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s