Sawasdee Ka: Day 3 Phuket to Bangkok

Yaak, hari ketiga world, masih di Phuket nih. Syukurlah cuaca cerah, kami berencana menikmati hotel saja karena siang sudah harus ke bandara menuju Bangkok.

Pertama….Berenang! Ngeliat kolam renang hotel yang aduhai…saya tak tahan untuk ga nyebur. Walau misua lebih milih tiduran dan nonton tv, gw cuek aja tetep mau kecipak kecipuk. Seger banget dan karena masih pagi, ga terlalu rame juga.

IMG_6274.jpg

airnya bersih, ga terlalu dingin bikin makin betah lama- lama main air. keren deh seandainya nanti bisa nginep di kamar yang terasnya langsung akses ke kolam renang.

Sejam kemudian, Mr. Bunny turun dari kamar hotel, ingetin buat sarapan. Langsung deh gw ga bilas, cuma keringin badan, pakai baju dan ke area resto hotel.

dscf0604

dscf0603

mie soba with seaweed &tobiko

dscf0606

anak sereal….dikasih topping golden raisin enak banget.

dscf0607

makan fruit salad, yang sehat sehat biar cepet pup haha.

img_6310

IMG_6311.jpg

Kalau mr bunny tetep harus carbs and meat….ckckck.

Setelah sarapan, kami beres – beres siap untuk check out. Waktu awal kedatangan di hotel, kami dapat voucher welcome drink yang belum kami tebus. Jadi waktu proses check out, kami duduk di area lobby dan menikmati gratisan terakhir dari hotel G. Mercure phuket.

DSCF0616.jpg

welcome drink….lime mojito

IMG_6312.jpg

toilet selfie…gw langsung iteman, karena island hooping kemaren. love getting tanned.

Kami pesen uber buat pergi ke bandara, di Thailand aplikasi uber tu gampang dan murah kok. Jangan khawatir soal ga bisa bahasanya, dikit – dikit mereka bisa bahasa inggris dan jaman sekarang gampang, pakai google translate aja bisa.

Sampai di Bangkok, yeayy!

Karena travel cuma berdua, waktu di Don Muang airport, Mr. Bunny idein gimana kalau berhemat saja naik shuttle bus airport buat ke stasiun MRT di Mo Chit yang bisa mengarah ke station MRT dekat hotel kami menginap di bangkok. Cuma 30 baht/ person ( +/- 12.000 IDR), gw langsung okein, soalnya kalau taxi atau uber bisa 150 – 200 baht. Daripada budget shopping berkurang karena abis di transport.

screen-shot-2017-02-26-at-2-58-00-pm

dari station mo chit, kami harus menuju station rama 9

Di dalam bus, sudah ketebak kalau cuma kami yang turis, sisanya warga lokal. Soalnya yang bawa dua koper gede cuma kami dan mungkin biasanya sih turis jarang yang kepikir naik bus, pasti lah naik taxi, hahaha. Kondektur busnya ibu-ibu yang walau ngomong ke kita kaya jutek tapi dia informatif banget ngingetin tiap pemberhentian bus ke penumpang.

Setengah perjalanan, bikin kami deg-deg an karena hujan deras banget, sampai macet parah (Bangkok persis Jakarta sih buat traffic flownya). Sampai di Mo chit station ternyata bus nya ga nurunin persis pintu masuk stationnya, tapi nurunin di halte deket station doank (iya sih ya, namanya juga bus).

Puji Tuhan sih, pas banget kami turun di halte, hujannya jadi ga deres. Kami turun dari bus dengan memacu adrenalin, jalan cepet sambil geret koper buat masuk ke station Mo Chit biar ga basah keujanan. haha, kalau diinget inget, lucu aja kejadian ini…kami naik MRT kedinginan dan lepek…laper. Cuma kan honeymoon yah, ketawa bareng aja (tai aja rasa coklat hahahhha).

img_6330

Harus beli kartu MRT terlebih dahulu, pilihan warnanya bukan sekedar dekorasi saja. Yang kuning untuk child/ elder, warna pink untuk student dan warna biru untuk adult / umum. Harganya paling mahal jelas yang kami beli…adult.

Dalam hal transportasi umum, Bangkok ga kalah sama Singapura. Bersih, teratur, aman dan terintegrasi sekali. Banyak MRT stop terhubung langsung dengan mall atau gedung kantor yang juga terhubung dengan BTS stop, gw tercengang cengang kaya orang desa masuk kota selama disana. Semoga Jakarta ke depannya bisa contoh Thailand juga deh soal manajemen dan pertumbuhan transportasi umumnya.

dscf0810

teratur dan sabar nunggu antrian beli karcis MRT one trip.

img_6342

Di Thailand, orang – orang menuruti aturan kalau naik/ turun eskalator harus di sisi kanan saja. Jadi kalau ada yang buru- buru, bisa langsung lewat sisi kiri. well manner banget yaa…huhuhu, malu banget klo inget – inget gaharnya kita  menghadapi antrian transjakarta (dog eat dog world).

IMG_6338.jpg

Untuk antri masuk MRT, sudah ada sign systemnya. Kita yang mau masuk harus nunggu di pinggir, supaya ga mengganggu dan menghalangi yang mau keluar .

screen-shot-2017-02-26-at-2-55-16-pm

kami menginap di Grand Mercure Fortune…enaknya, letak station MRT Rama 9 persis depan hotel ini. Gampang banget buat kemana mana.

dscf0914

keluar dari station rama 9, langsung ada signage Grand Mercure.

 

Hotel Grand Mercure di Bangkok ini, jadi satu dengan mall Fortune. Well, sebenernya sih bukan mall yah. Lebih seperti Trade Center tapi bersih dan cakep, haha. Sebrang hotel ada Central Plaza mall…kalau kesana, tinggal jalan kaki di terowongan jalur MRT (ga perlu nunggu lampu merah dan nyebrang buru- buru diliatin motor dan mobil, keren yaah…wishing TA and CP could do this thing). Pokoknya pedestrian di Bangkok itu sangat amat dimanjakan oleh fasilitas umumnya.

DSCF0826.jpg

like usual…dekor hotel mercure buat honeymooners.

IMG_6323.jpg

Dapet welcome drink and cookies

DSCF0839.jpg

view jendela kamar hotel kami bagus, jadi keliatan mall sebrang hotel dan traffic. i love window with views.

Laper, kami pun memutuskan mencari makan di hypermarket Tesco – Lotus, yang berada satu gedung dengan Fortune dan hotel juga.

Kami makan di foodcourtnya, yang mana otomatis harganya juga murah. Duh, seneng banget milih makan di bangkok, apa aja tuh murah.

IMG_6324.jpg

Ayam tom yam – papaya salad (uuuw sakaw gw!) – nasi dengan telor dadar ala thai.

 

Habis makan, jalan – jalan sebentar masuk hypermarketnya (persis carrefour lah ya, cuma lebih banyak macam jualannya). Sudah napsu aja pengen belanja jajanan lucu, tapi menahan diri karena trip masih panjang, budget ga boleh diabisin (rapal mantra). Kalau ga salah inget, kami cuma beli bir dan buah – buahan untuk sarapan besok (kami ga booking hotel dengan sarapan. buat apa sarapan di hotel, kalau banyak jajanan khas bangkok enak – enak di luar sana. Ngeces lagi gw. Asli…kangen bangkok).

DSCF0844.jpg

Bir khas Thailand….Tiger, haumm.

 

And it’s a wrap for day three. Cape boow rasanya, cuma kami excited sekali karena besok dan lusa, kami ke Chatuchak market!! Omoo…ga sabar.

dscf0619

have a nice day,

Mrs. Bunny

10 pemikiran pada “Sawasdee Ka: Day 3 Phuket to Bangkok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s